10 Bug Minecraft Paling Legendaris Sepanjang Masa
May 20, 2025 · 3 min read

Minecraft dikenal karena kreativitas, kebebasan, dan gameplay-nya yang stabil. Namun, bahkan game paling mulus pun kadang terpeleset di atas kabel redstone—dan di situlah keajaiban terjadi. Hari ini, kita akan membahas 10 Bug Minecraft Paling Berkesan, pilihan langsung dari para pengembangnya. Glitch-glitch ini tidak hanya merusak game... tapi juga membentuknya.
1. Harta Karun Tak Sengaja

Pada masa awal Minecraft, pengembang harus memasukkan item baru ke inventaris pemain secara manual untuk pengujian. Jens Bergensten mengaku sering lupa menghapus item uji ini sebelum rilis, sehingga pemain login dengan loot misterius. Solusinya? Checklist yang secara harfiah bertuliskan: “Hapus semua item debug!”
2. Cumi Terbang & Susu Tak Sengaja

Cumi-cumi adalah makhluk laut yang damai, tapi dulu mereka bisa terbang... dan menghasilkan susu. Jens, yang masih belajar, membuat cumi-cumi berdasarkan kode sapi dan lupa menghapus fungsi memerah susu. Ditambah bug kecepatan yang membuat mereka terbang ke langit di sisi klien, inilah salah satu glitch Minecraft paling aneh dan dicintai.
3. Piston & Quasi-Connectivity

Piston selalu penuh bug, tapi satu bug mengubah redstone selamanya. Dikenal sebagai quasi-connectivity, glitch ini memungkinkan piston merespons sinyal redstone dari tempat tak terduga. Karena sangat kreatif, pemain justru memanfaatkannya, dan Mojang akhirnya menambahkan Observer untuk meresmikan perilaku ini.
4. Naga Disko

Apa yang lebih menakutkan dari Enderdragon? Naga yang menari! Nathan Adams pernah merusak logika AI-nya, membuat naga itu berputar-putar tanpa tujuan, menyerang, duduk, dan terbang secara acak. Hasilnya? Boss mob pertama yang siap pesta rave!
5. Creeper: Lahir dari Bug

Monster paling ikonik di Minecraft awalnya adalah babi yang tertarik secara vertikal. Notch secara tak sengaja menukar dimensi saat pengembangan, menciptakan makhluk aneh yang akhirnya diberi nama dan kepribadian meledak.
6. Tertukar Sumbu X/Z

Michael “Searge” Stoyke pernah membalik sistem koordinat dunia dengan menukar X dan Z. Anehnya, tak ada yang sadar, karena ia secara tak sengaja membalikkan kesalahan itu lagi di kode. Salah yang dibuat, lalu tak sengaja diperbaiki.
7. Command Block Kloning Tak Terbatas

“Searge Special” lainnya: command block yang bisa mengkloning diri sendiri tanpa henti lewat redstone, bug yang bahkan sampai sekarang bisa membuat game crash. Jika dirangkai dengan benar, reaksi berantai ini hanya berhenti saat dunia berhenti dimuat.
8. Bug Wither yang Menyeramkan

Yang satu ini lebih seperti kisah horor daripada glitch lucu. Saat Wither ditambahkan, beberapa pemain mengalami crash begitu dalam hingga Java sendiri tak bisa menangkapnya. Solusinya? Menonaktifkan proyektil tengkorak api. Entah kenapa, semuanya jadi normal. Tak ada yang tahu alasannya.
9. Desa di Atas Air

Saat Pocket Edition melewatkan pengecekan kelayakan lahan, desa-desa mulai muncul di atas air. Alih-alih memperbaiki, Tommaso Checchi justru mengganti jalan tanah dengan papan kayu. Maka lahirlah “Venesia” versi Minecraft.
10. Perangkap Pasir

Pasir dan kerikil mengikuti gravitasi, tapi kadang bisa melayang di udara hingga disentuh. Tommaso kembali memilih gaya daripada perbaikan: ia menambahkan partikel debu jatuh sebagai peringatan. Bug terrain ini pun berubah jadi jebakan bagi pemain lengah.
Penutup
Bug-bug ini tidak hanya merusak Minecraft, tapi juga membangunnya. Dari kekacauan hingga revolusi redstone, setiap glitch di daftar ini membentuk sandbox yang kita cintai. Ingin mencegah (atau menciptakan) bug legendaris berikutnya? Gabung program beta Minecraft dan jadilah bagian dari evolusinya.
👀 Tonton penjelasan lengkap pengembang dan cuplikan bug langka
Mulai dengan
Minecraft Server
Ingin membuat server Minecraft milikmu sendiri? Hanya butuh beberapa menit.